Graduate Assistantships, Alternatif Beasiswa Pascasarjana di Amerika Serikat
Halo sahabat Indonesia,
Untuk kalian yang sedang dalam perjuangan mendapatkan atau mencari beasiswa kuliah pascasarjana di Amerika Serikat, pernah denger istilah graduate assistantships?
Gambaran umum graduate assistantships
Graduate assistantships adalah program kerja part-time yang ditujukan untuk mahasiswa pascasarjana di universitas Amerika Serikat. Graduate assistants memiliki kewajiban untuk bekerja di universitas, baik itu di departemen tempat mahasiswa tersebut berkuliah, atau di departemen lain di wilayah kampus, maksimum 20 jam per minggu.
Melalui posisi ini, mahasiswa pasca sarjana, baik mahasiswa S2 maupun S3, ikut berkontribusi untuk kampus sekaligus menambah pengalaman bekerja dan menimba ilmu. Selain itu, pendapatan dari bekerja part-time ini juga dapat membantu finansial mahasiswa. Graduate assistantships sangat populer di universitas-universitas Amerika Serikat sehingga menjadi salah satu sumber pendanaan bagi mahasiswa lokal maupun internasional selain melalui beasiswa.
Tipe-tipe graduate assistanships
Umumnya posisi graduate assistantships terdiri dari tiga tipe: general graduate assistant (GA), teaching assistant (TA), dan research assistant (RA). Tipe ini dapat bervariasi tergantung dari kebijakan universitas, namun disini saya akan memberikan penjelasan singkat mengenai tiga posisi yang paling umum.
Graduate Assistant (GA)
Posisi GA merupakan posisi umum yang biasanya ditawarkan fakultas ataupun bagian-bagian lain di kampus, seperti Office of Financial Aid, The Graduate School, dan Office of Development. Tugas utama GA bervariasi bergantung dari kebutuhan departemen tersebut, dari tugas administratif sampai dengan tugas yang lebih teknis, seperti mengelola akun sosial media atau menjadi konsultan di career center.
Teaching Assistant (TA)
Posisi TA lebih fokus ke bidang akademis atau belajar-mengajar. Tugas utama TA umumnya adalah mengajar mahasiswa S1 di bawah bimbingan profesor. Jadi, meskipun TA bertanggung jawab terhadap mahasiswa di kelas tersebut, termasuk kuliah dan nilai, TA tetap masih berada dalam supervisi profesor.
Research Assistant (RA)
Sesuai dengan namanya, posisi RA fokus membantu profesor melakukan penelitian. Posisi RA lebih populer di jurusan STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematics), namun tidak menutup kemungkinan di jurusan lain seperti sosial dan bahasa.
Biaya yang di-cover oleh graduate assistantships
Graduate assistantships umumnya meng-cover biaya pendidikan, asuransi kesehatan, serta gaji setiap bulan. Tapi pendanaan ini dapat berbeda-beda tergantung dari universitas masing-masing. ada universitas yang memberikan pendanaan untuk sebagian besar tuition fees, namun ada juga yang hanya mendanai sebagian dari tuition fees. Demikian juga, ada universitas yang memberikan gaji tinggi, ada juga yang memberikan gaji rendah. Jadi, kalau kalian tertarik mencari graduate assistantships, sangat penting untuk mencermati biaya yang di-cover.
Berbeda dengan format beasiswa pada umumnya, GAs hanya akan memberikan gaji saat tahun ajaran sudah dimulai. Jadi, biaya perjalanan dan akomodasi saat kalian datang ke Amerika Serikat ditanggung masing-masing.
Kontrak dan durasi graduate assistantships
Seperti halnya karyawan di berbagai perusahaan, graduate assistants diharuskan menandatangani kontrak kerja dengan pihak universitas. Di dalam kontrak tersebut akan dicantumkan nama fakultas atau departemen yang merektrut mahasiswa tersebut, durasi kontrak, kewajiban yang harus dilakukan selama menjadi GAs, detail pendanaan dan gaji pokok yang diterima setiap bulan (belum termasuk pajak), dan langkah-langkah yang harus dilakukan jika mahasiswa tersebut memutuskan untuk keluar dari posisi GAs sebelum kontrak berakhir. Durasi kontrak GAs pada umumnya adalah satu tahun akademik. Kontrak ini dapat diperpanjang sesuai dengan kinerja GAs dan kebijakan fakultas atau universitas.
Cara mendaftar graduate assistantships
Karena graduate assistantships sangat bervariasi di tiap universitas, informasi ini tidak se-viral beasiswa untuk kuliah di Amerika Serikat seperti Fulbright dan LPDP yang banyak beredar di media sosial. Berikut beberapa ranah daring untuk mendapatkan informasi mengenai GAs:
And that's all sekilas tentang graduate assistantships di universitas di Amerika Serikat! Jadi, jika kalian berminat untuk melanjutkan kuliah S2 maupun S3 di Amerika Serikat dan sedang mencari alternatif selain mendaftar beasiswa dari pemerintah, kalian bisa mempertimbangkan graduate assistantships sebagai sumber pendanaan kuliah kalian.
Disclaimer: Post ini berdasarkan pengalaman pribadi saya, seluruh konten adalah pendapat pribadi. Kalau ada pertanyaan mengenai GAs, feel free to ask!
Sumber gambar: Background photo created by freepik - www.freepik.com
Untuk kalian yang sedang dalam perjuangan mendapatkan atau mencari beasiswa kuliah pascasarjana di Amerika Serikat, pernah denger istilah graduate assistantships?
Gambaran umum graduate assistantships
Graduate assistantships adalah program kerja part-time yang ditujukan untuk mahasiswa pascasarjana di universitas Amerika Serikat. Graduate assistants memiliki kewajiban untuk bekerja di universitas, baik itu di departemen tempat mahasiswa tersebut berkuliah, atau di departemen lain di wilayah kampus, maksimum 20 jam per minggu.
Melalui posisi ini, mahasiswa pasca sarjana, baik mahasiswa S2 maupun S3, ikut berkontribusi untuk kampus sekaligus menambah pengalaman bekerja dan menimba ilmu. Selain itu, pendapatan dari bekerja part-time ini juga dapat membantu finansial mahasiswa. Graduate assistantships sangat populer di universitas-universitas Amerika Serikat sehingga menjadi salah satu sumber pendanaan bagi mahasiswa lokal maupun internasional selain melalui beasiswa.
Tipe-tipe graduate assistanships
Umumnya posisi graduate assistantships terdiri dari tiga tipe: general graduate assistant (GA), teaching assistant (TA), dan research assistant (RA). Tipe ini dapat bervariasi tergantung dari kebijakan universitas, namun disini saya akan memberikan penjelasan singkat mengenai tiga posisi yang paling umum.
Graduate Assistant (GA)
Posisi GA merupakan posisi umum yang biasanya ditawarkan fakultas ataupun bagian-bagian lain di kampus, seperti Office of Financial Aid, The Graduate School, dan Office of Development. Tugas utama GA bervariasi bergantung dari kebutuhan departemen tersebut, dari tugas administratif sampai dengan tugas yang lebih teknis, seperti mengelola akun sosial media atau menjadi konsultan di career center.
Teaching Assistant (TA)
Posisi TA lebih fokus ke bidang akademis atau belajar-mengajar. Tugas utama TA umumnya adalah mengajar mahasiswa S1 di bawah bimbingan profesor. Jadi, meskipun TA bertanggung jawab terhadap mahasiswa di kelas tersebut, termasuk kuliah dan nilai, TA tetap masih berada dalam supervisi profesor.
Research Assistant (RA)
Sesuai dengan namanya, posisi RA fokus membantu profesor melakukan penelitian. Posisi RA lebih populer di jurusan STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematics), namun tidak menutup kemungkinan di jurusan lain seperti sosial dan bahasa.
Biaya yang di-cover oleh graduate assistantships
Graduate assistantships umumnya meng-cover biaya pendidikan, asuransi kesehatan, serta gaji setiap bulan. Tapi pendanaan ini dapat berbeda-beda tergantung dari universitas masing-masing. ada universitas yang memberikan pendanaan untuk sebagian besar tuition fees, namun ada juga yang hanya mendanai sebagian dari tuition fees. Demikian juga, ada universitas yang memberikan gaji tinggi, ada juga yang memberikan gaji rendah. Jadi, kalau kalian tertarik mencari graduate assistantships, sangat penting untuk mencermati biaya yang di-cover.
Berbeda dengan format beasiswa pada umumnya, GAs hanya akan memberikan gaji saat tahun ajaran sudah dimulai. Jadi, biaya perjalanan dan akomodasi saat kalian datang ke Amerika Serikat ditanggung masing-masing.
Kontrak dan durasi graduate assistantships
Seperti halnya karyawan di berbagai perusahaan, graduate assistants diharuskan menandatangani kontrak kerja dengan pihak universitas. Di dalam kontrak tersebut akan dicantumkan nama fakultas atau departemen yang merektrut mahasiswa tersebut, durasi kontrak, kewajiban yang harus dilakukan selama menjadi GAs, detail pendanaan dan gaji pokok yang diterima setiap bulan (belum termasuk pajak), dan langkah-langkah yang harus dilakukan jika mahasiswa tersebut memutuskan untuk keluar dari posisi GAs sebelum kontrak berakhir. Durasi kontrak GAs pada umumnya adalah satu tahun akademik. Kontrak ini dapat diperpanjang sesuai dengan kinerja GAs dan kebijakan fakultas atau universitas.
Cara mendaftar graduate assistantships
Karena graduate assistantships sangat bervariasi di tiap universitas, informasi ini tidak se-viral beasiswa untuk kuliah di Amerika Serikat seperti Fulbright dan LPDP yang banyak beredar di media sosial. Berikut beberapa ranah daring untuk mendapatkan informasi mengenai GAs:
- Situs departemen Graduate School universitas pilihan
- Situs fakultas yang ingin kalian tuju
- Media sosial (Facebook dan Twitter) Graduate School dan fakultas pilihan kalian
- Email ke International Office universitas tersebut
- Email ke pihak universitas ataupun alumni yang pernah mendapatkan GAs
Intinya, be proactive! Setelah mendapatkan informasi mengenai GAs di universitas yang kalian tuju, langkah penting selanjutnya adalah membandingkan pendanaan yang diberikan melalui GAs dengan biaya yang harus kalian keluarkan selama masa studi. Ada beberapa hal yang perlu kalian pertimbangkan saat akan mendaftar GAs:
- Apakah GA ini akan meng-cover seluruh tuition fees? Jika tidak, berapa jumlah biaya yang tidak di-cover?
- Apakah gaji yang akan diterima setiap bulan dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, seperti sewa kamar dan belanja bulanan?
- Berapa besar biaya pajak yang akan dipotong dari gaji tersebut tiap bulannya?
Umumnya, pendaftaran untuk posisi GAs dilakukan bersamaan saat melakukan pendaftaran kuliah. Di form pendaftaran, kalian akan diminta memilih apakah kalian akan sekaligus mendaftar GAs atau tidak. Beberapa universitas akan meminta tambahan dokumen, seperti surat rekomendasi.
And that's all sekilas tentang graduate assistantships di universitas di Amerika Serikat! Jadi, jika kalian berminat untuk melanjutkan kuliah S2 maupun S3 di Amerika Serikat dan sedang mencari alternatif selain mendaftar beasiswa dari pemerintah, kalian bisa mempertimbangkan graduate assistantships sebagai sumber pendanaan kuliah kalian.
Disclaimer: Post ini berdasarkan pengalaman pribadi saya, seluruh konten adalah pendapat pribadi. Kalau ada pertanyaan mengenai GAs, feel free to ask!
Sumber gambar: Background photo created by freepik - www.freepik.com

Comments
Post a Comment